Posted by: wulynne | November 26, 2008

Merasalah Berdosa

Saat-saat ketika terasa sulit sekali shalat malam,
Jangankan shalat malam, bangun malam untuk shalat saja sudah perjuangan banget.
Jangankan shalat malam atau bangun malam,
Untuk shalat fardhu saja,
sungguh harus memaksakan kaki untuk melangkah ambil wudhu.
Apalagi shalat sunnah qobliyah atau ba’diyah,
suliiiit sekali.
Mau duduk lebih lama untuk berdzikir, wirid rutin ba’da shalat fardhu aja,
bener2 harus dipaksaiiin banget.

Apa yang salah Yaa Rabb?

Barangkali…terlalu banyak maksiat padaMu?
Banyakkan ngeladeni orang bergosip?
Banyakan marah dan emosi?
Kurang sedekah?
Sibuk mikir dunia?
Lupa mikir hakMu?

Ketidakberesan urusan ini…
Karena dosa yang mana?

Innalillah,
Sampai ngga tau karena dosa yang mana,
Sampai ngga ingat dosa yang mana,
Saking banyaknya bikin dosa

Jadi malu hati,

Seorang sahabatnya pernah dimaki orang
Tapi dia tahu karena dosanya yang mana dia mendapat perlakuan itu

Sahabat yang lain terlilit hutang,
Tapi dia tahu karena pernah dia mengucap ‘Hai, orang bangkrut’
Di harinya yang lalu

Yang lain lagi, menangis 40 tahun
Untuk dosanya…
Mengambil segenggam tanah tanpa hak
Untuk bersihkan tangan saudaranya yang selesai dijamunya
(hanya segenggam, dan menangis dia 40 tahun karenanya)

Malu banget jadinya…

Mereka ingat, karena saking sedikitnya
Saking takutnya membuat dosa
Yang menurut kita mungkin masuk dosa kecil

Kita….
Bermaksiat sedemikian rupa,
Sedikitpun tak merasa.
Bahkan berbuat baik sedikit,
Seakan sudah berbuat segalanya.
Seolah pasti,
Allah akan menerimanya.
Padahal,
Benarkah begitu?

Gimana kalo Allah berkata padamu:
“Buatlah semaumu, tapi Aku takkan pernah menerimanya”

Duh, Ilahi,
Selamatkan kami yang lemah ini.


Leave a response

Your response:

Categories